Minggu, 24 Februari 2013

“....Dengan Berjilbab Kita Tetep Bisa Eksis!”



Zaskia Adya Mecca

            “....Dengan Berjilbab Kita Tetep Bisa Eksis!”

Masa muda adalah masa yang paling indah. Pada titik ini perjalanan hidup manusia berada dalam keemasan. Darah segar masih mengalir dalam tubuh. Semangat masih menggebu-gabu. Harapan dan cita-cita masih terpampang. Cerah dihadapan kita. Di usia ini seakan ‘dunia ini milik kita’. Karena tak heran sebagian anak muda tak ingin kehilangan kesempatan ini. Mereka memanfaatkan waktu muda dengan banyak hal; ada yang kearah positif, banyak pula yang kearah negatif.
Diantara sekian banyak artis muda, nama Zaskia Adya Mecca terbilang unik. Dia usia yang tergolong masih sangat muda gadis kelahiran Jakarta, 8 September 1987 memilih berpenampilan memakai jilbab. “Saya ingin membuktikan bahwa dengan berjilbab kita tetap bisa eksis,”. Zaskia hadir di dunia hiburan Indonesia dengan misi, tidak sekedar larut dalam eksplorasi fisik semata. Lebih dari itu, dengan jilbab, Zaskia ingin membuktikan jati dirinya.
Zaskia dengan jujur mengaku pernah menolak tawaran menjadi pemain utama dalam sebuah film dengan sekenario yang mengharuskan dirinya melepas jilbab. “Saya tidak perlu menyebut judul filmnya”.tentu tidak etis kan?Tapi benar tawaran itu saya tolak, ujarnya
Dimata Zaskia, kecantikan wanita tidak bisa diukur dari keseksian tubuh dan kecantikan yang tampil diluar. Baginya kecantikan juga berasal dari dalam diri. Pandangan Zaskia ini seolah mendobrak tradisi dunia hiburan. Dimana kecantikan dan kemolekan tubuh slalu menjadi modal utama.
Dalam kenyataannya Zaskia tidak sekedar bicara. Kemampuan akting yang memukau dipersembahkannya kepada pemirsa layar kaca. Dengan jilbab Zaskia malah membuat prestasi. Ia meraih nominasi piala Vidia untuk kategori aktris drama terbaik. Nominasi itu didapatkan saat Zaskia berhasil memerankan tokoh “Sarah” dalam sinetron ‘Kiamat Sudah Dekat’.
Setelah menyelesaikan sekian banyak episode, barulah akting Zaskia mulai terasah.”aku sangat berterimakasih pada semua kru yang membantuku berakting. Suasana syuting juga sangat nyaman dan akrab seperti keluarga. Peranku sebagai anak Pak Haji di KSD pun berlanjut di luar syuting. Pak Haji mengajari ilmu agama. Main di KSD nggak Cuma nambah jam tayang tapi juga memperkaya wawasanku,”lanjutnya”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar