Zaskia Adya Mecca
“....Dengan Berjilbab Kita Tetep
Bisa Eksis!”
Masa
muda adalah masa yang paling indah. Pada titik ini perjalanan hidup manusia
berada dalam keemasan. Darah segar masih mengalir dalam tubuh. Semangat masih
menggebu-gabu. Harapan dan cita-cita masih terpampang. Cerah dihadapan kita. Di
usia ini seakan ‘dunia ini milik kita’. Karena tak heran sebagian anak muda tak
ingin kehilangan kesempatan ini. Mereka memanfaatkan waktu muda dengan banyak
hal; ada yang kearah positif, banyak pula yang kearah negatif.
Diantara
sekian banyak artis muda, nama Zaskia Adya Mecca terbilang unik. Dia usia yang
tergolong masih sangat muda gadis kelahiran Jakarta, 8 September 1987 memilih
berpenampilan memakai jilbab. “Saya ingin membuktikan bahwa dengan berjilbab
kita tetap bisa eksis,”. Zaskia hadir di dunia hiburan Indonesia dengan misi,
tidak sekedar larut dalam eksplorasi fisik semata. Lebih dari itu, dengan
jilbab, Zaskia ingin membuktikan jati dirinya.
Zaskia
dengan jujur mengaku pernah menolak tawaran menjadi pemain utama dalam sebuah
film dengan sekenario yang mengharuskan dirinya melepas jilbab. “Saya tidak
perlu menyebut judul filmnya”.tentu tidak etis kan?Tapi benar tawaran itu saya
tolak, ujarnya
Dimata
Zaskia, kecantikan wanita tidak bisa diukur dari keseksian tubuh dan kecantikan
yang tampil diluar. Baginya kecantikan juga berasal dari dalam diri. Pandangan
Zaskia ini seolah mendobrak tradisi dunia hiburan. Dimana kecantikan dan
kemolekan tubuh slalu menjadi modal utama.
Dalam
kenyataannya Zaskia tidak sekedar bicara. Kemampuan akting yang memukau
dipersembahkannya kepada pemirsa layar kaca. Dengan jilbab Zaskia malah membuat
prestasi. Ia meraih nominasi piala Vidia untuk kategori aktris drama terbaik.
Nominasi itu didapatkan saat Zaskia berhasil memerankan tokoh “Sarah” dalam
sinetron ‘Kiamat Sudah Dekat’.
Setelah
menyelesaikan sekian banyak episode, barulah akting Zaskia mulai terasah.”aku
sangat berterimakasih pada semua kru yang membantuku berakting. Suasana syuting
juga sangat nyaman dan akrab seperti keluarga. Peranku sebagai anak Pak Haji di
KSD pun berlanjut di luar syuting. Pak Haji mengajari ilmu agama. Main di KSD
nggak Cuma nambah jam tayang tapi juga memperkaya wawasanku,”lanjutnya”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar